fbpx

Siapa sih yang tidak pernah melakukan kesalahan dalam pekerjaan? Apapun karir serta posisi Anda, dalam satu (atau bahkan beberapa) waktu pasti pernah melakukan kesalahan. Entah itu kesalahan besar atau pun kecil. Meskipun sudah menjadi hal yang sangat biasa dan manusiawi, melakukan kesalahan tentunya menjadi sebuah mimpi buruk tersendiri untuk para karyawan. Berbagai ketakutan tentunya menghampiri pada saat melakukan kesalahan tersebut. Mulai dari bakal “disemprot” oleh atasan, mendapatkan sangsi dan peringatan, beban kerja yang semakin berat karena harus mengatasi kesalahan yang dibuat, hingga takut akan dipecat atau dikeluarkan dari pekerjaan. Rasa takut yang juga wajar-wajar saja untuk dirasakan.

Rasa takut dan juga tidak nyaman pada saat melakukan kesalahan ini pun bisa mengganggu kerja Anda di perusahaan. Sehingga pekerjaan yang semakin berat akan bertambah bebannya karena kesalahan tersebut. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika Anda melakukan kesalahan dalam pekerjaan.

Hal-hal yang bisa dilakukan di bawah ini bukan hanya sesuatu yang memang seharusnya Anda lakukan. Seperti misalnya, meminta maaf dan berusaha memperbaiki kesalahan yang Anda buat. Juga bukan hanya usaha untuk tidak melakukan kesalahan tersebut kembali. Untuk itu di bawah ini, merupakan 5 langkah yang bisa Anda lakukan ketika melakuan kesalahan. Sehingga kesalahan yang Anda buat di pekerjaan tak menjadi akhir dunia!

Di bawah ini merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan tersebut.

1. Jangan terbawa emosi

Seperti yang diungkapkan di atas, melakukan kesalahan bisa menimbulkan rasa takut. Perasaan takut ini lah yang membuat Anda akhirnya melakukan banyak hal yang tidak seharusnya. Hingga akhirnya mempengaruhi pekerjaan Anda berikutnya pula. Tak ingin hal ini terjadi bukan?

Untuk itu pada saat melakukan kesalahan, usahakan sesedikit mungkin Anda terbawa emosi. Emosi yang berlebihan, entah itu rasa takut seperti dijelaskan di atas, hingga amarah karena mungkin Anda merasa kesalahan yang dibuat bukan kesalahan Anda sendiri, hingga perasaan bahwa Anda diperlakukan tidak adil. Semua emosi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan untuk merasuki Anda.

Ketika menyadari Anda melakukan kesalalah, jangan biarkan diri Anda menjadi defensif dan menganggap Anda tidak bersalah. Pertama-tama usahakan untuk tetap tenang dan bila Anda merasa berdebar-debar, lebih dulu tarik nafas dalam-dalam. Jangan berpikir banyak hal lain terlebih dahulu namun berfokus pada menenangkan diri Anda. Hal ini akan membantu Anda melakukan langkah berikutnya.

2. Jangan menyalahkan orang lain

Sebenarnya, hal yang sangat manusiawi untuk menyalahkan orang lain pada saat Anda dituding melakukan kesalahan. Sangat mudah untuk merasa bahwa Anda tidak bersalah dan kesalahan tersebut dibuat oleh rekan satu tim, bahkan kesalahan atasan. Pikiran seperti ini yang mungkin pertama kali datang pada Anda.

Meskipun hal tersebut wajar saja dirasakan, jangan biarkan pikiran dan perasaan itu menguasai Anda. Seperti juga emosi, usahakan untuk mencegah pikiran serta emosi tersebut. Hingga cegah keinginan untuk melakukan konfrontasi secara langsung.

Menyalahkan orang lain dan mengonfrontasi kesalahan tersebut tidak akan membantu Anda menyelesaikan masalah. Juga tidak memperlihatkan sikap profesional. Sebaliknya bila Anda melakukan konfrontasi secara langsung ini, masalah yang dialami bisa menjadi semakin besar.

Sebaliknya bila Anda merasakan kesalahan dan merasa hal itu bukan Anda yang melakukannya, sebaiknya buat pernyataan secara profesional. Jangan ragu untuk menghadap langsung pada atasan atau pun bagian kepegawaian mengenai hal tersebut. Bawa juga bukti-bukti yang menyatakan bahwa Anda sebenarnya tidak bersalah.

3. Lakukan segala yang harus dilakukan

Sempat kami singgung di atas bahwa ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan setelah melakukan kesalahan. Hal-hal ini seperti meminta maaf pada semua pihak yang dirugikan karena kesalahan Anda. Entah itu atasan secara langsung, bawahan hingga anggota tim yang sama, hingga bila perlu klien yang juga dirugikan. Buat pernyataan secara formal atau pun tidak mengenai hal ini.

Setelah permintaan maaf, berikutnya tentu saja perbaiki kesalahan yang dibuat. Lakukan perbaikan baik itu kepada perusahaan hingga pada klien yang dirugikan. Damage control merupakan sebuah poin penting dari melakukan kesalahan. Tentunya sehingga kesalahan yang Anda buat tak menjadi lebih besar lagi.

Baca Juga :   Tips dan Trik Untuk Berhenti Dari Pekerjaan

4. Belajar dari pengalaman

Tak bisa tidak, Anda harus belajar dari kesalahan yang dibuat. Tidak menyalahkan orang lain, tidak memperbesar masalah, hingga meminta maaf serta berusaha memperbaiki kesalahan saja tidak cukup. Anda juga harus berusaha untuk belajar dari kesalahan yang Anda lakukan. Serta pastinya tidak melakukan kesalahan tersebut lagi.

Terdengar mudah, bukan? Padahal hal inilah yang justru lebih sulit untuk dilakukan. Mempelajari kesalahan memang terdengar mudah. Namun tidak lagi melakukan kesalahan tersebut bisa jadi hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Untuk itu, ada beberapa hal penting yang bisa Anda lakukan untuk memastikan tidak melakukan kesalahan tersebut.

Beberapa hal ini seperti membuat catatan mengenai bagaimana kesalahan tersebut terjadi. Serta apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kesalahan yang dibuat.

5. Moving on

Pernah mendengar mengenai istilah ini bukan. Moving on. Melangkah maju dan melupakan kesalahan yang dibuat. Setelah 4 langkah sebelumnya, berikutnya Anda tinggal memastikan untuk melupakan semua kesalahan yang dibuat. Ingat ya, melupakan bukan berarti Anda bisa melakukan kesalahan yang sama kedepannya. Melupakan berarti Anda tidak berkutat dengan rasa bersalah atas kesalahan tersebut. Melupakan dan juga melangkah kedepan berarti Anda meninggalkan masalah tersebut di masa lalu dan berusaha lebih baik kedepannya.

Moving on bagi banyak orang akan menjadi hal yang tidak mudah. Namun di sisi lain, juga sebuah hal yang sangat harus untuk dilakukan. Jadi, sudah tau bukan apa yang harus dilakukan blla Anda membuat kesalahan dalam pekerjaan?